Basic Relay
- on 01.21.12
- PLC
- Digg
- Del.icio.us
Pengenalan Relay

Sebelum PLC di temukan Relay merupakan peralatan control logika yang umum di gunakan di perbagai industri, baik otomotif, makanan, miniman dan lainnya. Walaupun saat ini primadona peralatan control dalam industri adalah PLC, Relay tetap memegang peranan penting. Misalnya untuk output module PLC ada yang menggunakan relay untuk mengontrol beban yang terhubung ke output module PLC. Contoh lainnya Relay masih di gunakan untuk pengontrolan sederhana, pertimbangannya karena cost yang murah. Relay di klasifikasikan sebagai peralatan output atau di kenal dengan istilah actuator. Actuator adalah peralatan yang mengkonversi energi listrik menjadi besaran mekanis, gaya, suara dll. Bentuk dan ukuran relay bermacam-2 tergantung dari maker, type dan aplikasinya.
Simbol
Dalam aplikasi relay, relay mempunyai simbol tersendiri yang terdiri dari Coil dan contact. Untuk Contact relay ada 2 macam, yaitu NO (Normally Open) di sebut juga dengan istilah a-contact dan NC (Normally Closed) di sebut juga dengan istilah b-contact. simbol-simbol tersebut di gunakan dalam relay wiring diagram.
1. Simbol Coil Relay
2. Simbol NO Contact

3. Simbol NC Contact

Prinsip Kerja Relay
Saat coil relay belum mendapatkan sumber tegangan (AC/DC) sesuai dengan spesifikasinya, maka kondisi contact relay tetap tidak ada perubahan. Common contact tetap menempel pada NC contact. lihat gambar berikut.

Saat coil relay mendapatkan sumber tegangan (AC/DC) sesuai dengan spesifikasinya, maka contact relay akan berubah. Common contact relay akan menempel pada NO contact relay. Lihat gambar berikut.

Contoh
Sebuah relay di gunakan untuk menyalakan sebuah lampu. Relay yang di gunakan adalah 24VDC dan lampu juga 24VDC.
Jawab.
1. Wiring diagram dari contoh di atas adalah sebagai berikut.

Penjelasan dari gambar di atas adalah sebagai berikut :
- Terminal positif Lampu di hubungkan ke NO contact relay dan terminal negatif lampu di hubungkan ke sumber tegangan 0VDC.
- Terminal positif coil relay di hubungkan dengan dengan salah satu terminal push button (PB), dan terminal PB yang lain di hubungkan ke sumber tegangan 24VDC. sedangakan terminal negatif coil relay di hubungkan ke sumber 0VDC.
Jika Push button di tekan, maka lampu akan menyala, jika push button di lepas maka lampu akan mati.



Tolong kasih Tanggapan :
Kamu harus login untuk memberi komentar.